A. Dapatkah kita menayakan hasil wawancara kerja?
Jadi sangat disarankan untuk bertanya langsung kepada perekrut atau HRD. Bahkan melakukan tindak lanjut akan memberikan kesan keikhlasan dalam pekerjaan yang Anda jalani. Cara menanyakan hasil wawancara ke HRD bisa menggunakan email atau mengirim pesan singkat, seperti WhatsApp. Menghubungi melalui nomor telepon juga dianjurkan jika pada saat setelah wawancara selesai HRD memberikan kontak. Namun, akan lebih baik jika Anda mengirim pesan singkat terlebih dahulu sebelum meneleponnya.
B. Tips Menanyakan Hasil Wawancara
1. Tanyakan di akhir wawancara
Langkah-langkah terkait tindak lanjut proses wawancara Anda sebenarnya bisa dimulai di akhir wawancara. Salah satu fasilitas yang biasanya diberikan oleh perekrut adalah kesempatan untuk mengajukan pertanyaan di akhir wawancara.
Dengan begitu, ini adalah kesempatan bagus yang bisa Anda manfaatkan untuk menanyakan tentang alur proses penerimaan selanjutnya.
Pastikan juga untuk memastikan bahwa perekrut telah memberikan garis waktu kapan Anda dihubungi. Dan juga perhatikan ke arah mana Anda akan diinformasikan, apakah dari email atau whatsapp.
Dengan begitu Anda tahu kapan waktu yang tepat untuk bertanya kepada perekrut tentang nasib lamaran kerja Anda.
2. Lakukan di Waktu yang Tepat
Setelah mengetahui kapan harus menindaklanjuti rekrutmen kerja, sebaiknya jangan terburu-buru menghubungi email atau WA.
Alih-alih mendapatkan pekerjaan impian, Anda justru akan kehilangan kesempatan di tahap selanjutnya.
Tunggu berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, jika dalam waktu tersebut Anda belum menerima informasi, maka Anda dapat menindaklanjutinya.
Dalam menghubungi perekrut juga harus memperhatikan bahasa yang sopan dan tentunya berkirim pesan pada saat jam kerja.
3. Gunakan Email
Jika dalam proses rekrutmen HRD tidak memberi dan meminta untuk dihubungi melalui WA atau nomor telepon, maka jangan sekali-kali melanggar.
Karena itu akan mempengaruhi bagaimana kesan Anda di mata HRD. Jika Anda membandel menghubungi menggunakan ponsel, maka secara tidak langsung Anda akan dicap tidak profesional.
Anda juga tidak diperbolehkan untuk bertanya atau follow up di media sosial perekrut. Alih-alih mendapat balasan dan penerimaan, nama Anda akan dicoret dan akan dimasukkan dalam daftar hitam calon karyawan perusahaan.
Karena tindakan yang Anda lakukan sangat tidak etis dan tidak sopan jika dilakukan kepada siapapun.
Sehingga alat komunikasi yang paling tepat digunakan adalah surat elektronik atau email. Karena selain menjunjung tinggi profesionalisme perusahaan, Anda tentu akan lebih menghargai para perekrut.
Bentuk apresiasi tersebut dimaksudkan untuk menghormati batasan privasi HRD.
4. Mengirim Pesan dengan Sopan
Padahal pada kenyataannya hati Anda bergairah dan pikiran Anda penuh dengan overthinking. Tips dan cara meminta hasil wawancara wajib Anda perhatikan dengan bahasa pesan yang dikirim.
Pastikan Anda menggunakan bahasa yang sopan dan tidak berbelit-belit dalam menanyakan hasil wawancara.
Langkah pertama yang biasa Anda gunakan adalah menyapa. Maka sudah sepantasnya berkirim pesan secara profesional di dunia kerja yaitu dengan perkenalan singkat untuk memperkenalkan diri kepada pihak perekrut.
Setelah itu dilanjutkan dengan menjelaskan maksud dan tujuan dari pengiriman pesan tersebut. Di akhir, jangan lupa untuk menutup email Anda dengan salam.
Selain itu, Anda juga tidak terlalu sering meminta HRD untuk hasil wawancara. Setidaknya Anda bisa menanyakan setidaknya satu atau dua kali hasil wawancara pada setiap tahapan rekrutmen yang Anda ikuti saat ini.
Karena semakin sering Anda bertanya, maka akan spam email perekrut dan membuat Anda terlihat tidak sopan.
5. Berikan kesan bahwa Anda antusias
Selain kesantunan dan profesionalisme, Anda juga harus menunjukkan kesan bahwa Anda antusias dengan posisi yang Anda lamar. Namun kesan tersebut tetap harus dikemas dengan pilihan kata dan bahasa resmi yang tepat.
Karena ingat lagi bahwa Anda berbicara dengan perekrut bukan dengan teman seusia Anda.
6. Jangan lupa untuk mengecek pesan sebelum dikirim
Bagian yang paling sering dilupakan adalah memeriksa ulang pesan email tindak lanjut sebelum mengirimnya. Tujuan diadakannya pengecekan ulang adalah untuk menghindari tata bahasa yang ambigu dan bertele-tele.
Sehingga akan menimbulkan kebingungan dan miskomunikasi bagi para pembaca email tersebut.
Pada dasarnya ada tombol undo untuk menyelesaikan kasus ini, tetapi alangkah baiknya jika Anda memastikan tidak ada masalah sebelum Anda mengirim pesan.
Pasaran undo dapat ditampilkan dalam waktu yang cukup singkat. Dan setelah itu Anda tidak memiliki kesempatan untuk memperbaiki pesan email Anda lagi.
C. Balasan HRD dari hasil wawancara yang harus Anda perhatikan
Setelah beberapa tahapan cara menanyakan hasil wawancara di atas, maka pihak perekrut akan memberikan beberapa jawaban yang harus Anda perhatikan.
Jika perusahaan yang Anda lamar jawaban itu hasil tes Anda akan disimpan dalam database dan jika memungkinkan akan ditindaklanjuti. Maka jawabannya adalah cara perekrut menolak secara halus.
Namun, bisa untuk sementara jika perusahaan membutuhkan kualifikasi seperti yang Anda lamar sebelumnya.
Maka mungkin Anda akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti panggilan wawancara lagi dengan perekrut. Jadi di satu sisi Anda juga masih memiliki kesempatan kedua.
Sebaliknya, jika HRD perusahaan memberikan jawaban yang menyatakan bahwa Anda memenuhi kualifikasi.
Dan selain itu, juga diberitahu tentang tanggal panggilan. Maka Anda bisa yakin bahwa Anda akan diterima oleh perusahaan yang Anda lamar.
D. Bagaimana jika saya tidak menindaklanjuti hasil wawancara?
Tidak menanyakan hasil wawancara kerja kepada pewawancara juga menjadi bumerang. Karena perilaku ini justru akan membuat Anda dipandang negatif oleh pewawancara.
Mengapa demikian?, karena Anda akan terlihat tidak serius mengisi lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Minimal 1 kali follow up ke HRD.
Demikian rangkaian prosedur yang bisa Anda gunakan terkait menanyakan hasil wawancara. Terutama bagi Anda yang saat ini sedang mencari kerja dan pernah melakukan wawancara kerja dengan perusahaan yang Anda lamar.
0 Komentar